
Saat mendengar kata “Pinterest”, apa yang terlintas di benak Anda? Mungkin papan berisi resep masakan, ide dekorasi rumah, atau inspirasi gaun pernikahan. Anda tidak salah. Tapi jika Anda seorang pemilik bisnis, Anda perlu melihat Pinterest dari sudut pandang yang berbeda.
Lupakan sejenak anggapan bahwa Pinterest adalah media sosial. Anggaplah Pinterest sebagai mesin pencari visual, sebuah “Google” untuk gambar dan ide.
Pengguna tidak datang ke Pinterest untuk melihat kabar teman. Mereka datang dengan niat yang jelas: untuk merencanakan, menemukan ide, dan memutuskan pembelian di masa depan. Mindset “penemuan” inilah yang membuat Pinterest marketing menjadi tambang emas yang belum banyak dimanfaatkan oleh bisnis di Indonesia, terutama bagi mereka yang memiliki produk atau jasa yang kuat secara visual.
Siapa yang Sebaiknya Menggunakan Pinterest?
Pinterest adalah platform yang sangat visual. Jika bisnis Anda bisa ditampilkan dalam bentuk gambar atau video yang menarik, maka Anda harus ada di sini. Beberapa industri yang paling sukses di Pinterest adalah:
- Fashion dan Kecantikan: OOTD, tutorial makeup, tren terbaru.
- Kuliner dan Katering: Resep, ide plating, menu.
- Dekorasi Rumah dan Arsitektur: Inspirasi interior, tips DIY, portofolio desain.
- Travel dan Pariwisata: Destinasi wisata, itinerary, tips packing.
- Pernikahan (Wedding): Inspirasi gaun, dekorasi, undangan.
- Seni, Kerajinan, dan Fotografi.
Singkatnya, jika audiens Anda mencari inspirasi visual, mereka ada di Pinterest.
Optimasi Profil Pinterest Business Anda
Langkah pertama adalah membuat (atau mengubah) akun Anda menjadi akun Pinterest Business. Ini gratis dan memberi Anda akses ke analitik dan fitur-fitur penting lainnya.
- Klaim Website Anda: Ini adalah langkah krusial. Mengklaim website akan memberikan Anda data analitik yang lebih kaya dan menempatkan logo Anda di setiap Pin yang berasal dari situs Anda.
- Gunakan Nama Tampilan yang SEO-Friendly: Jangan hanya nama brand. Tambahkan kata kunci utama. Contoh: Dapur Lezat | Resep Masakan & Tips Memasak.
- Tulis Bio yang Informatif: Jelaskan siapa Anda, apa yang Anda tawarkan, dan siapa yang Anda bantu. Masukkan beberapa kata kunci relevan secara alami.
Cara Membuat Pin yang Menarik dan Informatif
Pin adalah nyawa dari Pinterest. Sebuah Pin yang baik adalah kombinasi dari visual yang
memikat dan informasi yang jelas.
- Gunakan Format Vertikal: Aturan utamanya adalah rasio 2:3 (misalnya, 1000 x 1500 piksel). Pin vertikal memakan lebih banyak ruang di layar ponsel dan terbukti lebih efektif.
- Tambahkan Teks Overlay: Jangan berasumsi orang akan membaca deskripsi. Tambahkan judul yang menarik dan mudah dibaca langsung di atas gambar Pin Anda.
- Branding yang Halus: Selalu sertakan logo atau alamat website Anda secara tidak mencolok di setiap Pin.
- Tulis Judul dan Deskripsi yang Kaya Keyword: Setiap Pin memiliki judul dan deskripsi. Perlakukan ini seperti Anda menulis judul dan deskripsi untuk artikel blog. Jelaskan isi Pin secara detail dan gunakan kata kunci yang relevan.
- Link ke Tujuan yang Tepat: Pastikan setiap Pin mengarah ke halaman yang relevan di website Anda—bukan hanya ke homepage. Bisa ke artikel blog, halaman produk, atau halaman kategori.
- Gunakan Video Pins: Sama seperti platform lain, video juga sangat efektif di Pinterest. Video Pins bisa berupa tutorial singkat atau demo produk. Pelajari lebih lanjut di Panduan Video Marketing kami.
Riset Keyword di Pinterest
Ya, SEO juga berlaku di Pinterest! Cara termudah untuk menemukan apa yang dicari audiens Anda adalah:
- Gunakan Bar Pencarian: Ketik sebuah kata kunci yang luas (misalnya, “dekorasi kamar”).
- Perhatikan Saran Otomatis: Lihat frasa-frasa yang disarankan oleh Pinterest.
- Lihat “Bubble” Keyword: Setelah Anda mencari, Pinterest akan menampilkan “gelembung” berwarna berisi kata kunci terkait di bawah bar pencarian. Ini adalah tambang emas untuk ide konten dan kata kunci turunan.
Gunakan kata kunci ini di Judul Pin, Deskripsi Pin, dan nama Papan (Board) Anda.
Strategi Mengorganisir Papan (Boards)
Papan (Board) adalah cara Anda mengelompokkan Pin berdasarkan tema. Anggap ini sebagai kategori di blog Anda.
- Buat Nama Papan yang Spesifik: Hindari nama yang terlalu umum atau kreatif. Gunakan nama yang jelas dan mengandung kata kunci.
- Buruk: “Ide-ide Keren”
- Baik: “Ide Dekorasi Ruang Tamu Minimalis”
- Isi Deskripsi Papan: Setiap Papan memiliki deskripsi. Jelaskan isi Papan tersebut dengan beberapa kalimat dan sertakan kata kunci terkait.
Menggunakan Rich Pins untuk Menampilkan Informasi Tambahan
Rich Pins adalah versi “pintar” dari Pin biasa. Mereka secara otomatis menyinkronkan informasi dari website Anda dan menampilkannya langsung di Pin. Ada beberapa jenis, tetapi yang paling penting untuk bisnis adalah:
- Product Pins: Menampilkan harga, ketersediaan stok, dan link langsung ke halaman pembelian. Wajib untuk e-commerce.
- Article Pins: Menampilkan judul artikel, nama penulis, dan deskripsi singkat. Sangat bagus untuk mendorong traffic ke blog.
Untuk mengaktifkannya, Anda perlu melakukan validasi di website Anda setelah mengklaimnya.
Pinterest adalah Maraton, Bukan Sprint
Berbeda dengan media sosial yang kontennya cepat tenggelam, sebuah Pin yang bagus bisa terus mendatangkan traffic selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Ini adalah investasi jangka panjang.
Mulailah melihat Pinterest sebagai bagian dari strategi SEO visual Anda. Untuk informasi dan pendaftaran akun bisnis, kunjungi halaman resmi Pinterest Business.Ingin menjadikan Pinterest sebagai salah satu sumber traffic utama untuk bisnis Anda? Tim kami di Basedigi dapat membantu Anda merancang dan mengelola strategi Pinterest yang efektif. Hubungi kami untuk konsultasi!